sesak napas saat berbaring

Penyebab Sesak Napas Saat Berbaring Dan Mengatasinya

Sesak nafas bisa juga diartikan sebagai nafas yang pendek atau rasa tidak nyaman saat bernafas. Umumnya orang mengalami sesak saat melakukan aktifitas berat atau saat merasa cemas, khawatir maupun saat terkejut. Ini biasanya akan berlangsung dalam waktu singkat.

Meskipun begitu, sesak juga bisa menjadi tidak normal bila terjadi ketika aktifitas anda sedikit bahkan sedang beristirahat seperti ketika berbaring atau tiduran misalnya. Anda seharusnya mulai mempedulikan gejala tersebut karena bisa saja disebabkan penyakit tertentu.

Apa Penyebab Sesak Nafas Saat Berbaring ?

Kesulitan bernapas dapat mempengaruhi kehidupan sehari-hari Anda dan mengganggu rutinitas tidur. Kebanyakan orang yang berurusan dengan masalah ini merasa seperti tidak mendapatkan udara yang cukup. Beberapa juga mengalami mengi, yang menyebabkan suara bernada tinggi ketika mereka menghembuskan napas.

Ada beberapa kemungkinan penyebab kesulitan bernapas ketika berbaring, seperti,

1. Gagal jantung kongesif

Jantung memompa darah kaya oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh. ketika fungsi ini terganggu maka akan menimbulkan kegagalan jantung yang salah satu gejalanya ialah sesak nafas.

Sesak nafas kian memburuk ketika posisi tubuh berbaring atau tidur karena  darah yang menyumbat di kaki saat berdiri tegak memberikan beban tambahan pada jantung saat Anda berbaring. Ketegangan memperburuk fungsi memompa jantung dan menyebabkan cadangan cairan ekstra di paru-paru.

2. Asma

Sejumlah kondisi paru bisa menyebabkan sesak napas yang semakin memburuk saat berbaring. Beberapa penderita asma mengalami gejala terutama pada malam hari terutama ketika berbaring untuk tidur. Biasanya ini merupakan gejala dari asma yang belum terdiagnosa.

3. Radang paru kronis (COPD)

COPD adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan kondisi yang membuat sulit untuk bernapas karena saluran napas menjadi sempit atau meradang. Merokok pada umumnya merupakan penyebab utama COPD, tetapi juga dapat diakibatkan oleh paparan bahan kimia lainnya.

Orang-orang dengan COPD sering memiliki napas pendek ketika berbaring, jadi menjaga posisi kepala lebih tinggi adalah cara terbaik untuk tidur lebih mudah karena gravitasi membantu diafragma bergerak ke bawah dan paru-paru berkembang lebih mudah..

4. Penyakit lambung

Asam lambung atau GERD adalah penyebab lain sesak nafas ketika berbaring. Ini ditandai dengan refluks atau cairan asam yang kembali naik ke tenggorokan. Ciri utama dari sesak nafas karena gerd ialah sensasi panas atau terbakar di ulu hati.

Saat refluks cairan asam sampai ke trakea, dapat menimbulkan peradangan yang mempersempit saluran nafas sehingga timbul gejala batuk disertai sesak nafas. Refluks lebih mudah terjadi saat sedang terlentang atau tidur.

5. Obesitas

Obesitas berhubungan dengan berbagai perubahan psikologis pernapasan, termasuk volume paru yang menyempit dan meningkatkan upaya untuk bernapas dengan normal. Obesitas hanya menyebabkan sesak ketika anda sedang berbaring terlentang karena saat bernapas, otot diafragma harus menekan perut supaya paru-paru mengembang. Sedangkan saat terlentang perut menjadi lebih berat.

Posisi Tidur Yang Baik Saat Sesak Nafas

Jika anda sering mengalami sesak dalam keadaan tidur atau posisi sedang berbaring, tidak perlu khawatir, karena dengan mengetahui posisi tidur yang benar anda bisa mengurangi gejala sesak yang terjadi.

Kami akan memberi tips bagaimana posisi tidur yang baik untuk mengatasi sesak nafas saat berbaring dan bisa dengan mudah dipraktekan di rumah.

Posisi Tidur  A

  • Berbaringlah menyamping
  • Letakkan sebuah bantal diantara kedua lutut anda
  • Buat posisi kepala lebih tinggi dari badan bisa dengan menggunakan 2 bantal
  • Jaga agar posisi punggung tetap lurus
  • Rileks dan bernafas dengan perlahan

Posisi Tidur B

  • Ambil posisi tidur terlentang
  • Tempatkan sebuah bantal di bawah lutut sehingga posisinya menekuk
  • Naikkan posisi kepala dengan satu atau  dua buah bantal
  • Biarkan tubuh anda nyaman
  • Bernapaslah dengan perlahan dan dalam

Pengobatan Herbal Untuk Sesak Nafas

Sebaiknya jika memang sesak nafas sudah mengganggu, segeralah kunjungi dokter untuk mendapatkan pertolongan medis beserta pengobatannya.

Anda juga bisa mencoba pengobatan alternatif dengan obat herbal yang memang cukup efektif membantu meringankan gejala sesak nafas saat tidur.

Salah satu herbal yang cocok untuk sesak nafas bisa anda baca di artikel berikut :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *